DAFTAR TOKOH ORIENTALIS

Dalam iklim kajian al-Qur’an dan hadis di Barat, ada beberapa nama tokoh orientalis yang belum dibahas pada tahun lalu dan bisa menjadi materi bahasan semester ini. Tentu saja anda dapat memilih tokoh-tokoh lain yang sesuai dengan ketertarikan anda di luar nama-nama tersebut. Namun, sebagai panduan saja dapat saya sampaikan beberapa nama berikut ini:

Nama Orientalis

Karya/Pemikiran

Kajian

Alfred Guillaume The Legacy of Islam (1931) with T. Arnold; Tradition of Islam  Alfred Guillaume (1888-1965), differs from his predecessors with his claim that the different ways in which the hadiths were fabricated reflect the political and religious tendencies of competing groups. He also argues that only a few of the hadiths can belong to the authorities to whom they were attributed, based on mistakes made during the narration process. His work on the hadith literature entitled The Traditions of Islam makes it necessary to mention his name in this context. Hadis
Alloys Sprenger Das Leben und die Lehre des Mohammad, tiga jilid, published between 1861 and 1865. Ia mengatakan bahwa literature tentang hadith mengandung isi kandungan yang lebih authentic dari sekedar peristiwa yang dibuat-buat.

Alloys Sprenger dalam bukuu yang sama juga menulis  uraian tentang perbedaan ayat-ayat Makkiyah dan Madaniah sepanjang 36 halaman di volume ke-3 karya biografinya Das Leben und die Lehre des Mohammad (Berlin 1861).

Qur’an

Hadis

Angelika Neuwirth Angelika Neuwirth adalah professor of Sastra Arab di the Freie Universitat Berlin and directur proyek Corpus Coranicum  di Berlin-Brandenburg Academy of the Sciences. Dia juga mengajar di Ayn Shams University (Cairo) and the University of Jordan (Amman). Sejak tahun 1994 to 1999 menjadi directur pada Oriental Institute of the German Oriental Society (DMG) di Beirut and Istanbul. Pusat kajian penelitiannya meliputi kajian al-Qurʾan dan Tafsirnya, dan sastra Arab modern, terutama puisi-puisi bangsa Palestina dan sastra Levantine. Salah satu buah karyanya adalah Studien zur Komposition der mekkanischen Suren (second edition 2007). Qur’an
Arthur J. Arberry The Holy Koran, an Introduction with Selections (London 1953), yang dilanjutkan dengan terjemah secara komplet dalam The Koran Interpreted (2 vol, London 1955). Qur’an
C. Snouck Hurgronje C. Snouck Hurgronje (1857-1936), a contemporary of Goldziher’s, claimed, just like the latter, that the hadith literature was a product of dominant groups in the first three centuries of Islam, and thus it reflected their views. Both orientalists agree on the idea that different groups made up many hadiths and used them as a means to gain their objectives. Hadis
Carl Brockelmann Geschichte des Arabischen Literature (1989-1902). Manuskrip Arab
Christoph Luxenberg The Syro-Aramaic Reading of the Qur’an (2000). Qur’an
Claude Gilliot Claude Gilliot adalah professor bahasa Arab dan kajian keislaman pada University of Provence, Aix-en-Provence (France). Salah satu karyanya adalah Exégèse, langue, et théologie en Islam. (Paris: Vrin, 1990) and “Le Coran, fruit d’un travail collectif?” dalam D. De Smet, G. de Callatay and J.M.F. Van Reeth (eds), Al-Kitab. La sacralité du texte dans le monde de l’Islam, Acta Orientalia Belgica, 2004, 185–223. Qur’an
D.S. Margoliouth David Samuel Margoliouth (1858-1940). Highly influenced by Goldziher and Muir, Margoliouth claims that the development of the hadith literature, as explicated in Goldziher’s studies, should lead the researcher to be skeptical and to constantly ask the question, “what is the possible reason for the fabrication of this particular hadith?” In addition to being influenced by his predecessors, Margoliouth also had a considerable impact on subsequent orientalists, particularly Joseph Schaht, and through him, the entire orientalist tradition. In this context, his most effective assertion is the idea that the concept of the “sunnah” was originally used to refer to pre-Islamic customs/traditions that had not been abolished by the Quran. For him, the attribution of the term “sunnah” to the Prophet’s sayings and deeds was a result of a slow and gradual process. One of the reasons behind this transformation, he argues, was the desire to prevent a potential anarchical situation that might be caused by the prevalence of the traditions and life styles of the different groups that were integrated into the Muslim world as a result of the expansion of Islam. Hadis
Fred M. Donner Fred M. Donner professor bidang kajian sejarah Timur Dekat di Institut Studi Ketimuran Department of Near Eastern Languages & Civilizations at the University of Chicago (USA). Salah satu karyanya adalah Narratives of Islamic Origins: The Beginnings of Islamic Historical Writing (Princeton: Darwin Press, 1997) dan “From believers to Muslims: Communal self-identity in the early Islamic community,” Al-Abhath 50–1 (2002–3), 9–53. Qur’an
Fuat Sezgin Geschichte des Arabischen Schrifttums (vol. I, 1967) Manuskrip Arab
Gabriel Said Reynolds Gabriel Said Reynolds adalah asisten professsor kajian Islam dan teologi pada University of Notre Dame (USA). Beberapa karyanya adalah A Muslim Theologian in the Sectarian Milieu: ʿAbd al-Jabbār and the Critique of Christian Origins (Leiden 2004), dan The Qurʾān in Its Historical Context (London, 2008). Qur’an
Gerhard Bowering Gerhard Bowering adalah seorang professor kajian keislaman di Yale University (USA). Salah satu publikasinya adalah Mystical Vision of Existence in Classical Islam (Berlin: de Gruyter, 1980) and Sulami’s Minor Qur’an Commentary (Beirut: Dar al-Mashriq, 1995; 1997). Qur’an
Gregor Schoeler Gregor Schoeler memangku jabatan sebagai ketua bidang kajian Islam di Universitas Basel (Switzerland). Fokus kajian penelitiannya selain bahasa Arab, juga sastra Persia, sejarah Islam awal, seperti biografi Nabi Muhammad, warisan lama dan transmisi ilmu pengetahuan dalam Islam. Salah satu karyanya adalah sebagai editor untuk The Oral and the Written in Early Islam, London and New York 2006; Die ältesten Berichte über das Leben Muhammads (bersama  A. Gorke), Princeton 2008; The Genesis of Literature in Islam. From the Aural to the Written, Edinburgh 2009. Qur’an
Gustav Flugel Corani Textus Arabicus (1834), Concordantiae Corani Arabicae (1842; repr 1898). Ia membuat edisi al-Qur’an yang memasukkan 7 qiraat sab’ah. Quran

 

Gustav Weil Gustav Weil dengan karyanya tentang sejarah hidup Muhammad (1843), menyinggung sebuah kajian terhadap al-Qur’an sehingga memunculkan karya-karya gabungan seperti Historische-kritische Einleitung in den Koran (Bielefeld, 1844; edisi keduanya pada 1878). DalamGeschichte der Chaliphenia mengatakan bahwa hadis-hadis Bukhari harus ditolak. Selain itu ia juga meragukan ayat-ayat dalam al-Qur’an yang menegaskan Nabi sebagai makhluk fana, serta ayat-ayat yang bercerita tentang Isra. Qur’an &Hadis

 

H.A.R. Gibb Mohammedanism(1946). Karya ini adalah sebuah pernyataan ulang (restatement) terhadap usaha terdahulu oleh D.S. Margoliouth yang menulis volume asli tentang Mohammedanism pada tahun 1911. Ia beralasan bahwa setelah 35 tahun berlalu, maka perlu diadakan “pernyataan ulang” atau “penulisan ulang” dan bukan sekedar mengedit kembali edisi aslinya.MenurutGibb, Muhammad bukan saja seorang rasul, satu di antara rasul-rasul lain, tetapi bahwa dalam diri Muhammad, titik kulminasi kerasulan berakhir, dan melalui al-Qur’an yang diwahyukan melalui lisannya bentuk final wahyu Tuhan terbentuk dan menasakh semua catatan wahyu yang diturunkan sebelumnya (Gibb, 1946: 11-12). Islam
Harald Motzki Harald Motzki menjadi suara penentang yang paling lantang, seperti disuarakan dalam karyanya yang berjudul Analysing Muslim Traditions: Studies in legal, Exegetical, and Maghazi Hadith, (Leiden: E.J. Brill, 2010). Hadis
Helmut Gatje The Qur’an and Its Exegesis (1976) Quran
Henri Lammens Henri Lammens (1862-1937). According to him, since the Muslim ulema (scholarly class) largely confined their efforts to the critique of narrative chains (isnad) and paid insufficient attention to the internal/textual critique of the hadiths, they failed to notice logical and historical impossibilities and anachronisms in the narrations. Hadis

 

Jane Dammen McAuliffe Jane Dammen McAuliffe menjabat sebagai Dekan di Georgetown College, seorng Professor of Sejarah dan bahasa Arab di Georgetown University, Washington DC, USA. Beberapa karyanya adalah “Qur’anic Hermeneutics: The Views of al-Tabari and Ibn Kathir” in A. Rippin, Approaches to the History of theInterpretation of the Qur’an. Oxford: Clarendon Press, 1988, pp. 46 – 62;  Qur’anic Christians: An Analysis of Classical and Modern Exegesis.Cambridge: Cambridge Univ. Press, 1991. Qur’an
Johann Fueck Johann Fueck (1894-1974), mengkritik pendekatan skeptic para pendahulunya. Menurut Fueck, mereka yang menganggap hadis sebagai koleksi pandangan generasi belakangan telah mengabaikan pengaruh mendalam Nabi terhadap kaum muslimin. Dengan begitu, mereka gagal melihat orisinalitas literature hadis, dan menganggapnya hanya sebagai “mozaik” yang dirangkai dari elemen-elemen asing. Akibatnya mereka menganggap hadis sebagai sesuatu yang dibuat-buat hingga terbukti sebaliknya. Hadis
Josef Horovitz Koranische Untersuchungen (Berlin, 1926) berkenaan dengan bahagian naratif dan nama-nama dalam al-Qur’an, sedangkan   “Alter und Ursprung des Isnad” in Islam viii (1918); ix (1921) mencoba merangkai kronologi isnad dengan memakai metode Ibn Ishaq. Menurutnya, isnad pertama kali muncul pada kuarter akhir abad pertama hijrah, ini membuatnya berbeda dengan para pendahulunya mengenai persoalan kronologi isnad, meskipun ia menggunakan kerangka berfikir yang sama dengan mereka bahwa Islam mengandung beragam elemen agama dan kebudayaan lain, hingga ia menyebut Islam sebagai “sebuah wilayah di mana sikretisme mendominasi”. Qur’an & hadis
Josef van Ess Zwischen hadit und theologie (1975). Hadis
M. Cook and Patricia Crone Hagarism, the Making of Islamic World (1977) Qur’an
M.J. Kister Studies in Jahiliyya and Early Islam (1980) Hadis
Michael Cook Early Muslim Dogma: A Source Critical Study (1981) Qur’an
Nabia Abbot Studies in Arabic Literary Papyri II: Qur’anic commentary and tradition (1967) Qur’an &Hadis
Patricia Crone Slaves and Horses: the Evolution of Islamic Polity (1980), Meccan Trade and the Rise of Islam (1987) ?
Paul Nwyia “Sentences de Nuri par Sulami dans Haqa’iq al-Tafsir” Mélanges de l’Université Saint-Joseph. Imprimerie Catholique, Appendice A, pp. 30-33 (1968). Exégèse coranique et langage mystique: nouvel essaisur le lexiquetechnique des mystiques musulmans. Beyrut: Dar el-Machreq , pp. 316-48 (1970), Trois oeuvre inédites de mystique musulmans Šaqiq al-Balkhi, Ibn‘Ata’, Niffari (ed. critique avec introd. par P. Nwyia). Beyrouth: Dar El-Machreq (1972). Qur’an
Regis Blachere Le Coran: traduction selon de reclassement des sourates (3 vols., 1947-1951) Quran
Reinhart Dozy Het Islamisme (1863). Influenced by both Sprenger and Muir, Dozy argued that about half of the hadiths in al-Bukhari were authentic. Hadis
Richard Bell “A Duplicate of the Koran; the Composition of Surah xxiii”, Moslem World, xviii (1928), 227-33; “Who were the Hanifs”, MW, xx (1930), 120-4; “The Men of the A’raf (Surah vii:44), MW, xxii (1932), 43-8; “The Origin of Idul Adha”, MW, xxiii (1933), 117-20; “Muhammad’s Call”, MW, xxiv (1934) 13-19; Muhammad’s Vision, MW, xxiv, 145-54; “Muhammad and Previous Messenger, MW, xxiv, 330-40; “Muhammad and Divorce in the Qur’an”, xxix (1939), 55-62; “Surat al-Hasr: a Study of its Composition”, JRAS, 1937, 233-44; “The Development of Muhammad’s teaching and Prophetic Consciousness”, SOSB Cairo, June 1935, 1-9; “The Beginnings of Muhammad’s Religious Activity, Transactions of the Glasgow University Oriental Society, vii (1934-5), 16-24; “The Sacrifice of Ishmael, TGUOS, x, 29-31; “The Style of the Qur’an”, TGUOS, xi (1942-4), 9-15; “Muhammad’s Knowledge of the Old Testament”, Studia Semitica at Orientalia, ii, Glasgow, 1945, 1-20.   Qur’an
Rudi Paret Der Koran: Kommentar und Konkordanz (1971). Memahami makna asli yang dipahami oleh Muhammad dan para sahabat, dan tidak mengandalkan penafsiran generasi belakangan. Qur’an
Stefan WiId Stefan Wild adalah seorang professor emeritus untuk kajian filologi bahasa-bahasa Semit dan kajian Islam di Universitas Bonn. Selain ahli dalam bidang kajian al-Qur’an dan sastra klasik dan modern Arab, ia juga ahli dalam bidang leksikografi bahasa Arab klasik. Beberapa karyanya adalah sebagai editor Self-Referentiality in the Qurʾan (2006) dan co-editor untuk Die Welt des Islams: International Journal for the Study of Modern Islam (Leiden). Qur’an
Tor Andrae Muhammed The Man and His Faith (1936).  Ia  mengatakan bahwa perkembangan Islam menegaskan sebuah fakta bahwa kepribadian Muhammad sebagai seorang nabi menjadi sumber orisinal bagi terciptanya sebuah agama baru. Menurut Andrae, Islam adalah sebuah energi spiritual, sebuah benih yang hidup, yang kemudian berkembang sesuai dengan kehidupannya sendiri dan menarik kehidupan spiritual lain ke dalam dirinya. Bahkan setelah periode perkembangan selama 13 abad, menurutnya, kita masih melihat ketaatan Islam yang asli, sebuah keunikan yang diambil dari pengalaman spiritual pendirinya terhadap Tuhan. Islam
Toshihiko Izutsu Toshihiko Izutsu, Ethico-Religious Concepts in the Qur’an (Montreal, 1966) Qur’an
William Muir Dalam pengantar bukunya The Life of Mahomet, ia  menyodotkan beberapa criteria tentang otentisitas hadis. William Muir juga menulis utuh sebuah karya tentang al-Qur’an The Coran, Its Composition and Teaching; and its Testimony it bears to the Holy Scriptures (London, 1878). Qur’an & Hadis
William St. Clair Tisdall William St. Clair Tisdall (1859-1928) yang bertugas sebagai sekretaris Missionary Society dari Church of England di Isfahan, Iran, menyebutkan pengaruh luar lebih banyak lagi yang menjadi sumber bagi al-Qur’an. Oleh karena itu, menurut Tisdall, bukan saja ajaran Judaisme yang memberi pengaruh terhadap al-Qur’an,  tetapi dalam The Sources of the Qur’an (1905) Tisdall menyebut pengaruh agama-agama lain termasuk dari kebiasaan bangsa Arab pra-Islam, cerita-cerita dari sekte-sekte heretik Kristen, serta sumber-sumber Zoroaster dan tradisi agama Hanif yang berkembang di Arabia pada masa awal Islam. Qur’an
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: