Wahyu dan al-Qur’an UQ PA/I/A/2012

WAHYU

Secara bahasa wahyu berarti: (1) ilham yang diterima manusia (QS 28:7), (2) insting makhluk hidup (QS 16:68), (3) isyarat yang cepat melalui tanda-tanda (QS 19:11), (4) bisikan persekongkolan jahat oleh syetan kepada manusia (QS 6:112, 121 ), (5) perintah Allah kepada para malaikat (QS 8:12), atau para nabi (QS 53:6) wahyu = الموحى.

Secara istilahi, wahyu adalah pemberitahuan Allah kepada hamba yang dipilihNya, dengan maksud memberi petunjuk (hidayah) secara cepat dan rahasia.

Definisi M. Abduh, wahyu adalah “irfan” yang ditemukan seseorang dalam jiwanya, seraya meyakini bahwa itu datang dari Allah, dengan atau tanpa perantara/suara. Wahyu ini berbeda dengan ilham karena ketika menerima ilham/instink, manusia tidak tahu dari mana datangnya.

AL-QUR’AN

“كلام الله، المنزل على محمد -صلى الله عليه وسلم- المتعبد بتلاوته”

Nama-nama lain al-Qur’an, apa bedanya?

  1. Al-Qur’an
  2. Al-Kitab
  3. Al-Furqan
  4. Adz-Dzikr

(Mannā’ Qaṭṭān, Mabāḥits fī ulum al-Qur’an, 1-15)

Pertanyaan:

  1. Lihat QS Asy-Syura 42: 51, wahyu itu pesan atau cara/proses menyampaikan pesan Tuhan?
  2. Jika dikaitkan dengan al-Qur’an, wahyu itu kalam/Qur’annya atau proses komunikasi Tuhan-manusia?
  3. Apa beda proses pewahyuan al-Qur’an dengan kitab-kitab sebelumnya?
  4. Bagaimana memahami proses pewahyuan dulu dan kini, sehingga manusia bisa menerima?
  5. Jika ada yang menolak, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi?
  6. Apa kaitan wahyu dan keimanan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: